Kamis, 30 Juni 2011

3 hewaan aneh

1.KEPITING YETI (Kiwa hirsuta)



Kiwa hirsuta adalah kepiting yang ditemukan pada tahun 2005 di Samudera Pasifik Selatan. Kepiting dengan panjang sekitar 15 cm ini, mempunyai ciri khas jumlah setae (bagian tubuh yang menyerupai bulu) yang menutupi bagian kaki/capitnya.


 2. JERBOA BERTELINGA PANJANG



Binatang malam ini membangun 4 jenis liang perlindungan yang berbeda : 2 jenis untuk perlindungan sementara dan 2 jenis lainnya untik perlindungan tetap. Liang perlindungan sementara menyerupai silinder datar yang tidak tertutup dan tidak mempunyai kamuflase, digunakan untuk bersembunyi dari pemangsanya di waktu malam. Liang perlindungan tetap digunakan untuk bersembunyi di siang hari, tersembunyi dan tersamarkan dengan baik serta ditutupi sumbat unik yang terbuat dari pasir yang mampu menyerap panas keluar dari liang dan menyedot kelembaban dari udara luar ke dalam liang.

Liang musim dingin mempunyai kamar penyimpanan makanan di bagian bawah dan kamar untuk berhibernasi di kedalaman sampai 2,5 meter.


3. LIGERS (HASIL PERkimpoiAN SILANG ANTARA SINGA JANTAN DAN HARIMAU BETINA)

Air terjun niagara


Niagara adalah air terjun besar di sungai Niagarayang berada di garis perbatasan internasional antara negara bagian Amerika Serikat New Yorkdengan provinsi Kanada Ontario. Air terjun ini berjarak sekitar 17 mil (27 km) sebelah utara barat laut dari Buffalo, New York dan 75 mil (120 km) tenggara Toronto, Ontario.
Niagara adalah nama kelompok dari tiga air terjun. Ketiga air terjun tersebut adalah air terjun Horseshoe (kadang-kadang disebut sebagai air terjun Kanada), air terjun Amerika, dan yang lebih kecil yakni air terjun Bridal Veil yang dipisahkan oleh sebuah pulau bernama Luna Island dari air terjun utama.
Meski tidak terlalu tinggi, Niagara merupakan air terjun yang sangat lebar dan terpopuler di dunia. Lebih dari 6 juta kaki kubik (168.000 m3) air per menit dijatuhkan dan ini merupakan air terjun yang paling kuat di Amerika Utara.
Niagara juga terkenal akan pelangi indahnya yang melintang di tengah derasnya air terjun. Keindahan alam yang terdapat di sekeliling Niagara membuat jutaan orang dari setiap belahan dunia mengunjunginya setiap hari. Apalagi kalau bukan untuk melihat air terjun yang paling populer ini. Sehingga, devisa pun banyak mengalir bagi kedua negara ini.


Minggu, 17 April 2011

PELANGI API

Pelangi Api di Idaho
Femonena atmosfer yang dikenal dengan circumhorizon arc atau Fire Rainbow (pelangi api), akan muncul ketika matahari berada tinggi (lebih dari 58 derajat diatas horizon). Cahaya matahari menembus lurus dan menyinari awan cirrus, sehingga menghasilkan semacam lempengan kristal segi enam dan membentuk efek prisma. Sehingga terlihat pelangi yang berbentuk seperti api.

TAS YANG LAGI NGETREN DI ATAMBUA

Sabtu, 16 April 2011

MR.BEEN

Edox partner: Web Counter

Edox partner:
Web Counter
: "Web Counter"

Badai Matahari 2012 Tdk Menyebabkan Kiamat



Badai Matahari yang diperkirakan akan terjadi pada kisaran 2012-2015, dijelaskan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) tidak akan menyebabkan “Kiamat” seperti yang menjadi isu selama ini karena effeknya tidak akan mengganggu peradaban manusia secara total, hanya saja effek dari badai matahari itu akan menyebabkan gangguan pada teknologi tinggi seperti satelit dan komunikasi radio, sehingga dengan adanya informasi dari pakar ini (LAPAN:red) bisa menepis kekhawatiran yang berlebihan tentang isu akan terjadi kiamat dikarenakan badai matahari.
Dijelaskan, aktivitas matahari yang melontarkan miliaran ton partikel, plasma berenergi tinggi dan radiasi gelombang elektromagnetik, sebenarnya memiliki siklus atau tidak diam. “Ledakan-ledakan matahari bisa sampai ke bumi. Selain itu matahari punya berbagai aktivitas seperti medan magnet, bintik matahari, flare (ledakan matahari), lontaran massa korona, angin surya dan partikel magnetik.

Lapan telah memperkirakan puncak aktivitas matahari terjadi pada 2012 hingga 2015. Pada puncak siklus itu aktivitas matahari akan tinggi dan terjadi badai matahari. Disinggung seberapa besar volume partikel berenergi tinggi atau ledakan yang terjadi, belum bisa dipastikan terkait berapa lama dan kapan terjadinya.

Di beberapa belahan dunia, siklus matahari terjadi 11 tahunan dan kini matahari berada pada siklus ke-24. Hal itu pernah menimbulkan dampak serius terhadap sistem jaringan listrik seperti terjadi di Kanada dan Jepang pada tahun 1989 dan di Swedia tahun 2003.
Selain berdampak pada peralatan dan sitem komunikasi, badai matahari juga berkontribusi terhadap perubahan iklim. Sebab jika terjadi peningkatan aktivitas matahari maka mengakibatkan matahari akan memanas. “Suhu bumi akan meningkat tajam dan iklim berubah. Dampak ekstrimnya menyebabkan kemarau panjang. Namun hal itu masih dalam kajian para peneliti.
Semoga dengan adanya penjelasan dari pakar ini mampu menepis isu yang beredar yang tidak berdasar sama sekali, sehingga menjadikan ketenangan kepada semua pihak untuk mencermati reaksi alam dengan arif dan bijaksana